Eka Kurniawan: Umberto Eco 2.0

Seperti Mr. Golyadkin dalam The Double-nya Dostoyevsky, saya selalu merasa berdosa dan tersiksa ketika berbicara, karena enggak punya bakat melisankan apa yang ada dalam otak. Yang dipikirkan apa, keluarnya apa. Oleh karena khawatir lidah saya dapat mencelakai orang lain, saya selalu memilih bungkam saja. Saya orang yang sarkas, bahkan mungkin rasis, dan cawokah (baca: percakapan … More Eka Kurniawan: Umberto Eco 2.0

Eka Kurniawan Juga Fans SNSD!

“Saya sebenarnya tak tahu apakah layak disebut seorang Sone atau tidak. Saya tak memasang poster mereka, tak punya t-shirt bergambar mereka.” ungkap penulis yang dianggap sebagai suksesornya Pramoedya Ananta Toer ini di Catatan dari “SMTown World Tour 3 in Jakarta”. “Saya hanya mendengar lagu-lagu mereka, dan menonton video-video mereka di Youtube.” Siapa sangka sastrawan Indonesia … More Eka Kurniawan Juga Fans SNSD!